Saya dan keluarga mengucapkan Selamat merayakan hari raya Idul Fitri bagi semua teman, rekan, keluarga, pengunjung blog yang merayakan, mohon maaf lahir batin atas segala kesalahan kata dan tindakan yang telah dan akan terjadi.
Terima kasih,
Saya dan keluarga mengucapkan Selamat merayakan hari raya Idul Fitri bagi semua teman, rekan, keluarga, pengunjung blog yang merayakan, mohon maaf lahir batin atas segala kesalahan kata dan tindakan yang telah dan akan terjadi.
Terima kasih,
Ditulis dalam Personal | Bertanda idul fitri, ucapan selamat | Leave a Comment »
Sebuah buku dari Thomas Friedman berjudul The world is Flat mengungkapkan bahwa jaman sekarang ini dunia menjadi semakin datar dalam pengertian berbagai hal yang terjadi akhir-akhir ini membuat lapangan “pertandingan” bisnis menjadi lebih seimbang. Beberapa hal yang mendorong pendataran dunia:
Dalam bahasanya sendiri Thomas Friedman menulis dalam bukunya:
“the world is becoming flat. Several technological and political forces have converged, and that has produced a global, Web-enabled playing field that allows for multiple forms of collaboration without regard to geography or distance – or soon, even language.”
Pendataran dunia ini berimplikasi bahwa pengusaha-pengusaha di negara berkembang seperti Indonesia, bila tahun cara memanfaatkan berbagai fasilitas yang ditawarkan teknologi baru akan dapat bersaing dengan pengusaha-pengusaha dari luar negeri.
Sebagai contoh, Singapore merupakan negara pengekspor ikan hias terbesar di dunia. Pastinya ikan hias itu berasal dari berbagai negara dan salah satunya pasti Indonesia. pengusaha di sana bertindak sebagai trader yang menghubungkan pembeli di Eropa atau Amerika dengan petani/peternak ikan hias. Dengan teknologi sekarang ini dimungkinkan sang peternak/petani berhubungan langsung dengan buyer sehingga meniadakan intermediasi.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan seiring dengan semakin datarnya dunia ialah:
Demikian beberapa hal yang perlu diperhatikan. Tentunya masih banyak hal yang belum tercantum dan akan berubah seiring dengan proses pendataran dunia ini.
Ditulis dalam In2Digital | Bertanda dunia datar, persainan global, thomas friedman, trend dunia | Leave a Comment »
Dimulai dari remote control yang sederhana kekuatan konsumen bertambah sedikit demi sedikit hingga saat ini di era digital kekuasaan konsumen mencapai puncaknya. Saat ini kemampuan marketer untuk mengkomunikasikan iklan-iklan atau pesan-pesannya tidak lagi seperti sebelumnya. Beberapa hal yang mendukung shifting power ke konsumen diantaranya:
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »
Booming perkembangan internet mengubah banyak landscape bisnis. Mulai dari bisnis musik hingga bisnis consmer goods. Mari coba kita lihat satu persatu apa sebenarnya kelebihan mobile dibandingkan media digital lainnya.
Demikian beberapa keunikan mobile media.
Ditulis dalam In2Digital | Bertanda keunikan mobile, mobile, mobile media | Leave a Comment »
Kita terbiasa dengan model promosi atau iklan broadcast, sehingga sering di sebut mass media, sifatnya satu arah dan tidak terarah, karena dipancarkan kesemua arah dan “tidak peduli” apakah informasi yang dipancarkannya diterima, di lihat atau tidak. Organisasi seperti Nielsen yang membuatnya jadi make sense bahwa broadcast itu ternyata di lihat loeh, atau di dengar loeh, dst.
Kehadiran digital media mengubah secara mendasar filosofi ini. Dalam digital media seperti internet setiap konsumen mengakses melalui PC/Laptop yang memiliki IP tertentu, Dalam dunia mobile juga ada no Hp yang unik untuk setiap device. no dan alamat yang unik inilah yang di sebut addressible, artinya secara teknologi dimungkinkan untuk seorang marketer menyasar segment yang extreme seperti segment of one.
Namun jangan salah mengartikan bahwa digital media ini tidak menjangkau khalayak luas, saat ini dengan pengguna internet di Indonesia yang sekitar 25 juta, Internet bisa dikatakan sebagai mass media,…. mass media of one.
Peralihan karakter media ini yang membawa efek lainnya seperti kontekstual advertising, behavioral ad dst.
Ditulis dalam In2Digital | Bertanda addressible, digital media | 2 Komentar »
Dirancang oleh Tom Elliot, Apartemen Menteng 36 ini merupakan salah satu apartemen low rise yang sangat eksklusif, dan… terbatas, hanya ada 20 unit dan sudah terjual 5 unit pula.
Well, take a look some of its 3D below


Untuk detail mengenai proyeknya bisa langsung saja ke webnya www.boutiqueproperty.net
Ditulis dalam boutique property | Bertanda apartment, cik ditiro, menteng | Leave a Comment »
Hari minggu kemarin saya bermain dengan anak saya semata wayang, bermain menggambar dan mewarnai gambar-gambar. Menarik ketika giliran saya menggambar dan memilih warna putri saya itu merebut alat gambar atau alat mewarnai dan mulai membuat bentuk-bentuk baru yang sebelumnya tidak ada dalam rencana otak saya, begitu pula kombinasi warna-warna baru tersaji begitu saja enurut seleranya. mendadak saya merasa diingatkan bahwa dalam dunia digital konsumen pada dasarnya berlaku menyerupai fenomena ini.
Sebagai marketer kita coba membuat image brand berdasarkan konsep-konsep yang sudah di pikirkan matang-matang, seringkali bahkan dengan membayar konsultan brand yang cukup tinggi. Namun di era web 2.0 ini marketer harus berhati-hati karena seperti juga anak saya konsmen akan mencoba untuk menggambarkan image brand anda sesuai dengan apa yang ada dalam bayangannya dan mewarnainya sesuai dengan apa yang dilhatnya.
Web 2.0 yang merupakan conversation diantara para pengguna yang menimbulkan kekuatan Groundswell kedepan akan memiliki kekuatan yang significant dalam membentuk brand Anda. Merekalah yang sekarang memegang kontrol atas peredaran informasi di Internet, informasi itulah yang akhirnya membentuk image brand Anda.
Sebagai Brand owner apa yang sebaiknya anda lakukan?
Demikian beberapa pemikiran yang bisa di share bersama.
Ditulis dalam In2Digital | Bertanda brand, membangun brand, online brand | 1 Komentar »
Sebuah buku dari Charlene Li berjudul Groundswell mencoba menjabarkan kekuatan baru yang muncul di Internet berkaitan dengan kemunculan fenomena social media dan social teknologi di Internet.
Istilah ini per definisi yang say terjemahkan secara bebas ialah fenomena dimana konsumen atau kustomer tidak lagi mencari data informasi dari institusi-institusi resmi melainkan dari sesama konsumen dan kustomer. Secara umum fenomena ini menandai shifting power dan kontrol dari corporation atau perusahaan ke tangan konsumen. Kalau dulu perusahaan terutama media banyak mendrive informasi yang di lepas ke masyarakat melalui media konservatif seperti perusahaan consumer goods memasang iklan di TV, majalah, Koran, radio untuk menanamkan image tertentu di mata konsumennya. politisi membayar media dan PR untuk menyampaikan informasi mengenai image publik nya. Dokter dan para ekspert, konsultan memberikan informasi mengenai obat mana yang baik, produk mana yang baik dst.
Saat ini dengan fenomena Groundswell ini, konsumen berinteraksi dengan sesamanya dengan lebih intens dan lebih terbuka, melalui beberapa teknologi sosial yang ada sat ini konsumen atau kustomer mencari informasi sendiri kepada sesama konsumen. Pada kenyataannya mereka lebih percaya pada konsmen lain yang telah menggunakan produk tertentu dari pada apa yang dikatakan marketer dari perusahaan tersebut. sebagai contoh (ini dari pemahaman saya sendiri):
1. Untuk memilih mobil yang hemat, bagus, konsumen tidak lagi bertanya pada salesmen berapa penggunaan bahan bakarnya, melainkan mereka akan bergabng dengan komunitas mobil dan bertanya pada sekumpulan konsumen lain untuk mendapakan kesaksian asli.
2. Untuk memilih buku, konsumen bisa membaca buku yang mendapat review yang bagus ataupun mempunyai rating yang tinggi
3. Membeli obat, konsumen dapat mengakses web untuk mencari ingridient dari obat tersebut dan detail pengunaan serta manfaat obat. mereka mencari refference dokter yang baik yang peduli dengan pasien berdarakan masukkan dari komunitas.
4. Membeli rumah, dan menentukan lokasi banjir atau tidak, mereka lebh percaya pada apa yang dikatakan oleh members lain yang sudah tinggal di daerah tertentu dibanding dari broker propertynya.
5. Memilih sekolah Anak, Menentukan liburan dan banyak hal lainnya semuanya saat ini bisa didapat di internet dan karenanya konsumen cenderung untuk mendapatkan informasi-informasi tersebut dari sesamanya.
So, para pemilik produk atau brand, perlu waspada karena sekarang Anda tidak lagi in control terhadap pembentukan Brand atau image produk Anda.
Ditulis dalam In2Digital | Bertanda customer power, groundswell, shifting power, socal technology, sosial network | 1 Komentar »
Belva: salah satu townhouse yang memiliki design yang unik dan berani. Anda bisa melihatnya dibawah ini.

Design bagian interiornya pun terasa luas.

Ditulis dalam boutique property | Bertanda bangka, belva, townhouse | Leave a Comment »
Darkness can not exist in the present of light…
Satu kalimat yang saya dengar dari sebuah film Anime jepang di TV. well, ini membangkitkan kenangan lama saya menulis tentang kebaikan dan kejahatan yang mengambil filosofi ini. Pada dasarnya ialah kondisi yang bertentangan ini hanyalah situasi karena ada tidaknya unsur ketiga. dalam contoh di atas adalah ada tidaknya unsur cahaya, jadi bukan berarti benar-benar berlawanan.
Now,coba kita lihat beberapa case yang kelihatanya lawannya namun sebenarnya hanya situasi yang kondisional yang disebabkan ada tidaknya unsur ketiga. Berikut contohnya:
1. Gelap dan Terang, Gelap adalah kondisi tidak ada cahaya jadi memang kalau ada cahaya nggak mungkin ada gelap.
2. Pikiran positif dan pikiran negatif, mengacu pada filosofi diatas, maka kalau pikiran kita dipenuhi pikiran positif, maka otomatis yang bersifat negatif akan hilang, benarkah? coba kit renungkan lagi, saat semuanya berjalan mulus, kita senang dan berfikiran positif seolah pikiran negatif kita hilang.
3. Cinta dan Benci, kala orang di mabuk cinta rasanya semua tentang diri pasangannya so right nggak ada salahnya, beda setelah beberapa waktu kemudian. nah ada orang yang bilang benci tapi rindu, atau cinta tapi benci, menurut saya ialah situasi dimana muncul keragu-raguan sehingga berada diareal abu-abu, kembali pada analogi awal, itu daerah bayangan samar.
4. Hitam dan Putih, sebenarnya adalah kondisi ada tidak adanya cahaya yang berwarna warni itu sendiri, putih adalah kondisi dimana permukaan benda memantulkan hampir semua spektrum cahaya yang mengenainya, sedang hitam untuk permukaan yang menyerap cahaya.
5. Malam dan Siang, adalah efek ada tidaknya sinar matahari
Sebenarnya intiya kita harus selalu berada dalam cahaya, harus selalu memancarkan cahaya, atau memancarkan energi positif supaya tidak terjerat oleh hal-hal negatif, karena begitu kita tidak memancarkan pikiran dan energi positif, yang membawa kita dalam terang, kita akan otomatis menjadi negatif dan berada dalam gelap.
Kabar baiknya kita bisa selalu memancarkan pikiran dan perasaan yang positif melalui syukur kepada Tuhan YME dan perbuatan yang membuat kita bahagia.
Ditulis dalam My Simple Mind | Bertanda filsafat, gelap terang, syukur | Leave a Comment »