Salah satu yang saya yakini ialah adanya suatu prinsip-prinsip universal yang berlaku dalam ala mini. Hukum-hukum fisika dan kimia meneguhkan kepercayaan ini. Keyakinan bahwa alam ini dibangun dalam satu kerangka system dan bukan sesuatu yang cheos telah membawa manusia pada perkembangan ilmu dan teknologi hingga saat ini.
Dalam konteks social seharusnya juga ada prinsip-prinsip yang sama. Kadang prinsip ini begitu sederhana dan mudah hingga kadang susah dilaksanakan he..he..he……kelihatannya berlawanan, tapi menurut saya ada benarnya juga, dan prinsip yang sederhana ini biasanya juga terdapat dalam berbagai aspek kehidupan. Kita menjalankannya tanpa sadar dengan demikian mudah, namun biasanya begitu kita menyadarinya jadi susah dilakukan.
Sebagai contoh saya ingin membahas Prinsip: “Memberi lebih baik daripada menerima atau meminta” , karena dengan memberi kita akan menerima. Prinsip ini kalau saya amati banyak terdapat dimana-mana.
1. Belajar, dalam belajar cara yang paling mudah untuk meyakinkan diri kita bahwa kita sudah mengerti ialah dengan mengajar orang lain. Kalau kita memberi atau membagi ilmu dengan orang lain, otomatis kita akan belajar lebih banyak lagi dan akan mengerti lebih dalam lagi. Karena dua hal. Pertama untuk bias mengajar kita harus tahu dan mengerti dulu. Yang kedua, untuk dapat menyampaikan materi dengan tepat kita harus dapat merumuskan konsepsinya terlebih dahulu di otak kita.
2. Law of Attraction, dalam bukunya the secret, Rhonda menulis bahwa untuk mendapatkan uang yang banyak kita harus juga memberi. Alasannya karena dengan kita memberi dan merasa senang karenanya, kekuatan law of attraction akan bergerak untuk memberikita lebih banyak uang lagi supaya kita bias memberi dengan lebih banyak lagi.
3. Robert Kiyosaki, Dalam salah satu bukunya menuliskan bahwa saat ia sedang dalam kondisi kekurangan dia justru memberi dengan lebih banyak lagi. Kemudian beliau juga menganjurkan saat kita sudah mencapai sukses dan financial freedom, kita harus mengembalikan sebagian dari harta yang kita dapat pada orang yang membutuhkan.
4. Agama, dalam agama juga kita dianjurkan untuk memberi sedekah atau zakat walau sedikit. Tindakan memberi selalu dianjurkan dalam agama mulai dari mulai dari memberi harta, makanan, kurban hingga ampunan.
5. Alam danau, bayangkan suatu analogi danau didarat harus mengalirkan sebagian airnya ke sungai agar danau itu tidak mati. Karena air yang dialirkannya pada akhirnya akan ke laut dan kemudian menguap, menjadi awan, dan turun sebagai hujan untuk mengisi kembali air danau itu. So memberi itu disini menjadi bagian dari proses kehidupan.
6. Alam bunga, bunga memberikan madunya pada lebah sehingga ia bias berkembang biak.
7. John Naisbit dalam bukunya Mind Set menuliskan prinsip Jangn menambah tanpa mengurangi. Prinsip ini menurut saya bisa dijelaskan sebagai berikut seperti gelas yang sudah penuh tidak dapat diisi lagi, kalau dipaksakan akan tumpah-tumpah. Maka jalan untuk bisa mendapatkan air baru yang fresh ya dengan memberi atau mengurangi isi yang sudah ada. Sehingga kita dapat mengisinya lagi dengan sesuatu yang beru sehingga kita bisa berkembang.
8. Bela diri, Dalam ilmu beladiri Ikido, juga diajarkan untuk memancarkan atau memberikan Ki atau Chi, pada setiap orang sehingga seeorang dapat menerima Ki atau Chi yang lebih banyak.
9. Bisnis, Dalam berbisnis juga sebenarnya prinsip ini yang berlaku, sebelum customer membeli produk kita, kita harus memberikan atau paling tidak mengkomunikasikan value dari produk dan jasa yang kita berikan pada customer.
10. Internet, Perkembangan dunia bisnis di Internet saat ini diwarnai dengan berbagai hal yang diawali dengan memberikan service gratis atau free. Email free, free sample, free download dll. Baru kemudian ketika customer tertari, perusahaan bisa menawarkan premium service dengan bayaran.
11. Open Source, Fenomena opensource juga diawali dengan memerikan source secara gratis untuk kemudian mendapat income dari support dan jasa implementasi.
12. Keseharian, Dalam level keseharian seringkali kita juga dihadapkan pada pelaksanaan prinsip ini. Misal kita harus memberikan tenaga dan waktu pada perusahaan sebelum mendapat gaji.
Saya yakin masih banyak contoh lain yang mirip-mirip seperti hal-hal di atas. Silahkan menambahkan dalam komentar Anda.








wah ngena banget nih pesennya, makasii sharingnya, lam kenal sebelumnya