Feeds:
Tulisan
Komentar

Kepada semua rekan-rekan, teman-teman, dan mereka yang merayakan Idul Fitri, saya ucapkan selamat merayakan hari yang berbahagia ini semoga kita semua termasuk mereka yang mendapatkan kemenangan, mohon maaf lahir dan batin.

Simple vs Rumit

Tahukah kamu setiap hal dapat di buat simple ataupun rumit bahkan sampai hal-hal seperti

Tidur.
Simple: kita tinggal memejamkan mata dan mengosongkan pikiran, tidak beberapa lama kita dapat berada dialam mimpi. Rumit: tidur adalah proses tubuh beristirahat dengan dialwali oleh memejamkan mata, merelekskan seluruh anggota badan, dan mengosongkan pikiran, setahap demi setahap kita mencoba masuk kedalam ketenangan yang lebih dalam melewati berbagai tingkatan gelombang otak hingga akhirnya sampai di frequency mimpi.

Minum.
Simple: memasukkan cairan kedalam mulut.
Rumit: Meminum adalah bagian dari proses bertahan hidup dimana tubuh yang sebagian besar berisi cairan membutuhkan cairan pengganti agar dapat bertahan, prosesnya dimulai dengan sinyal ke otak yang dikirimoleh tubuh ketika kekurangan cairan. Sinyal ini diterjemahkan menjadi perasaan haus yang kemudian ditindaklanjuti oleh tangan untuk mengambil gelas dan mengisi cairan, untuk kemudian otak memerintahkan tangan untuk memasukkan cairan tersebut ke dalam mulut.

Menurut saya cara berfikir simple dan rumit sama dibutuhkan terutama dalam tingkat pemikiran yang berbeda-beda. Dalam tataran konsep kita harus berfikir simple agar mudah dimengerti, begitu juga saat kita berfikir sesuatu yang akan menjadi dasar, atau platform. namun dalam penterjemahan kedalam realita, rencana kerja, diperlukan pola berfikir yang rumit agar apa yang direncanakan dapat tercapai dengan baik.

Voltus

Weekend lalu nonton Voltus V lagi, sebuah perjalanan ke masa lalu. Film anime Jepang yang saya tonton kurang lebih 28 tahun yang lalu saat masih kelas 2 SD. Selama menontonnya kenangan dan ingatan masa lalupun turut muncul mengembang dalam pikiran. Segenap perasaan perasaan saat dulu pertama kali menontonnyapun muncul tanpa bisa di cegah, bahkan lagu sound track nyapun masih hafal, benar benar membangkitkan kenangan lama.
Namun harus diakui selain impresi kualitas gambar yang kelihatan jadul, ada beberapa komponen cerita yang dulu bisa diterima dengan asyik atau bahkan tak terbahas sekarang menjadi membangkitkan senyum dan gelengan kepala tanda maklum kalau tidak logis namanya saja film anak anak, kartun lagi, jadi pasti dong banyak yang nggak logis.
Harus diakui bagaimana sang animator dan copywriter membuat ceritanya menurut saya cukup bagus, bagaimana pembuatan karakter dari personel Voltus hingga misteri misteri dibalik invasi bangsa Boazan.
Yang menarik ialah bagaimana saya mencoba menganalisis diri sejauh mana film yang begitu berkesan ini berimplikasi pada jalan hidup saya sekarang. Well kesimpulan ketertarikan saya terhadap teknologi, science fiction pastinya terbangun sedikit banyak setelah melihat film ini……. Voltus V, dan…… Starwars.

Weekend lalu nonton Voltus V lagi, sebuah perjalanan ke masa lalu. Film anime Jepang yang saya tonton kurang lebih 28 tahun yang lalu saat masih kelas 2 SD. Selama menontonnya kenangan dan ingatan masa lalupun turut muncul mengembang dalam pikiran. Segenap perasaan perasaan saat dulu pertama kali menontonnyapun muncul tanpa bisa di cegah, bahkan lagu sound track nyapun masih hafal, benar benar membangkitkan kenangan lama.

Namun harus diakui selain impresi kualitas gambar yang kelihatan jadul, ada beberapa komponen cerita yang dulu bisa diterima dengan asyik atau bahkan tak terbahas sekarang menjadi membangkitkan senyum dan gelengan kepala tanda maklum kalau tidak logis namanya saja film anak anak, kartun lagi, jadi pasti dong banyak yang nggak logis.

Harus diakui bagaimana sang animator dan copywriter membuat ceritanya menurut saya cukup bagus, bagaimana pembuatan karakter dari personel Voltus hingga misteri misteri dibalik invasi bangsa Boazan.

Yang menarik ialah bagaimana saya mencoba menganalisis diri sejauh mana film yang begitu berkesan ini berimplikasi pada jalan hidup saya sekarang. Well kesimpulan ketertarikan saya terhadap teknologi, science fiction pastinya terbangun sedikit banyak setelah melihat film ini……. Voltus V, dan…… Starwars.

Biu-Biu Kamala

A very nice  Villa project on Bali,

aerial01_070815_800 15-8-07

for more information of this project, you can find more info at Boutiqueproperty.net or Biu-biu website.

Perlu diakui bahwa alam juga melahirkan dualisme yang memang berbeda seperti pria dan wanita, jantan dan betina, dst. Namun perlu digaris bawahi bahwa perbedaan ini juga bukanlah untuk ber konflik, melainkan untuk saling melengkapi. Yang satu tidak dapat berlanjut hidupnya tanpa yang lain, dan keduanya juga bukan saling beradu namun saling menyatu.

So,… sebenarnya darimana datangnya pemikiran bahwa di dunia ini selalu akan ada kejahatan, karena tanpa ada yang jahat kita tidak akan tahu yang baik.. sungguh sesuatu yang menyesatkan.

Sebagai umat beragama kita diminta untuk mempelajari alam, untuk belajar dari alam, karena alam adalah kitab Allah yang  tidak tertulis, disana sini kita dapat belajar banyak hal dan salah satunya ialah dualisme.

Siang Malam, Terang Gelap, Hitam Putih, ……

Menurut saya alam bukanlah suatu dualisme yang saling berkonflik satu sama lain. bahkan alam bukanlah dualisme seperti yang kita bayangkan. Alam adalah suatu kedinamisan dan keberlanjutan yang sempurna yang kadang terlihat seperti bertentangan namun sebenarnya tidak. Dalam Alam yang natural tidak ada pertentangan yang ada ialah keberlanjutan atau continuity yang saling melengkapi dan menyatukan.

Mari kita lihat dari fakta fakta yang paling sederhana.

Terang dan Gelap

Apakah terang dan gelap adalah suatu pertentangan, suatu konflik?

Tentu tidak! Karena gelap sesungguhnya adalah kondisi dimana tidak ada cahaya, jadi dimana ada cahaya maka tidak akan ada gelap. kegelapan dan terang tidak dapat berada dalam satu saat yang sama, betul? karena itu sebenarnya kondisi itu bukan konflik namun sebuah sebab akibat, sebuah konsekuensi.

Ingat tulisan sebelumnya tentang kode biner 1 dan 0 yang menyatakan ada dan tiada. 1 berarti ada cahaya dan kita menyebutnya terang, 0 tidak ada cahaya dan kita menyebutnya gelap.

Siang dan Malam

Kondisi siang dan malam juga terjadi karena ada dan tiadanya Sinar Matahari. Ketika ada cahaya matahari kita menyebutnya siang, ketika tidak dapat cahaya matahari kita menyebutnya malam. Apakah ini berarti pertentangan? menurut saya kok tidak ya, ini hanya perubahan dinamis sebagai akibat pergerakan alam, dalam hal ini rotasi bumi pada porosnya.

Adanya perubahan ini menurut saya harus dipandang sebagai pelajaran untuk berjaga-jaga dan waspada, untuk selalu ingat karena kehidupan selalu berubah.

Hitam dan Putih

Hitam dan Putih adalah warna yang terlihat dimata. Dalam teori warna dan cahaya warna putih muncul ketika seluruh spektrum cahaya yang kena permukaannya dipantulkan. ini dibuktikan secara sederhana dengan memutar lingkaran pelangi, hasilnya ialah warna putih.

sebaliknya apa yang kita lihat sebagai warna Hitam sebenarnya terjadi karena tidak ada satupun dari spektrum cahaya tampak yang pantulkan dan terlihat kita. Karena tidak ada cahaya yang dipantulkan maka permukaannya terlihat hitam.

Benda-benda yang memantulkan sebagian spekrum cahaya dan menyerap sebagian akan terlihat berwarna warni.

Sekali lagi kita belajar bahwa warna hitam putih bukanlah suatu konflik namun suatu suatu kedinamisan dari ada tidak adanya spektrum cahaya yang di pantulkan benda tertentu.

Daftar dualisme diatas menurut saya bisa diperpanjang dan kita akan menemukan hal-hal yang mirip kalau tidak sama bahwa yang selama ini kita pandang dualisme dalam konteks konflik sesungguhnya tidak demikian faktanya.

Dua at kemang

A classic approach brought Dua at kemang to a new ambience of luxury living. It’s 14 units represent an atmosphere of classy craftsmanship of Architecture.

for more information please visit: www.boutiqueproperty.net

Karena baca dan nonton Angels & Demons, saya jadi terpikir pada sebuah pemikiran lama mengenai kebaikan dan kejahatan, hitam dan putih, terang dan gelap, siang malam, dan semua dualisme yang mungkin ada. berikut pemikiran saya.

Kode biner yang terdiri dari 1 dan 0 merupakan contoh yang paling mendasar dari dualisme tersebut. 1 biasanya menyatakan kondisi ada dan 0 menyatakan keondisi ketiadaan, 1 ya, 0 tidak, yin dan yang, dan banyak contoh-contoh lainnya lagi.

Biasanya hal ini lalu dikaitkan dengan sebuah konflik dan pertentangan. Baik melawan jahat, terang melawan gelap, baru melawan lama. Pertanyannya ialah, apakah memang dunia ini diciptakan dengan penuh pertentangan seperti ini?

Mereka yang memegang filsafat ini akan mengartikan bahwa kehidupan mengajarkan jalan yang penuh pertentangan sehingga muncul dorongan emosional untuk menang atau kalah, sehingga muncul dorongan untuk bertarung. Sampai disini kita akan berfikir hopeless bahwa akan selalu ada kejahatan, akan selalu ada kegelapan di dunia ini karena memang dunia diciptakan penuh dengan pertentangan hitam putih, baik dan jahat, lalu bagaimana nasip kemanusiaan kedepannya, apakah memang tidak ada harapan untuk damai dibumi?

Dalam bukunya Wikinomic, Don Tapscott menulis dengan berbagai perkembangan teknologi dan munculnya fenomena global brain, wisdom of crowd maka untuk dapat bertahan perusahaan harus dapat mengadopsi fenomena tersebut melalui kolaborasi secara global yang menurutnya dapat di bagi menjadi beberapa cara.

  1. Peer production, peer production berarti berkolaborasi dengan sesama (peer) untuk membuat sesuatu. Bentuk kerjasama ini bisa berupa proyek outsourcing yang sudah teruji separti yang di lakukan Linus Torvald dalam mengembangkan Linux atau yang dilakukan oleh Mozilla dengan browser fire Foxnya. Pada level korporat IBM melakukannya dengan menggandeng komunitas opensource, untuk menciptakan operating system deserver-servernya.
  2. Ideagora, Don menggunakan istilah Ideagora untuk merujuk bahwa saat ini perusahaan dapat memanfaatkan otak-otak genius diluar perusahaan untuk kepentingan perusahaan. Cara-cara yang dilakukan kurang lebih bisa seperti P&G yang memanfaatkan jasa Innocentive untuk mencari ide yang bagus untuk memanfaatkan paten-paten perusahaan yang belum di manfaatkan. Atau bisa seperti Starbuck, dalam mencari ide minuman Starbuck baru melalui websitenya. Begitu juga yang dilakukan Dell melalui webnya Ideastorm.
  3. Prosumers, produsen konsumen, dimana konsumen dapat menjadi produsen yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Prosumers ini merupakan efek langsung dari berkembangnya trend consumer generated content, dimana sebagian besar content (dalam hal web content inilah yang di jual) dibuat oleh consumer. Ini terjadi terutama dalam situs social network seperti flickr dimana foto-foto yang “dijual” untuk di lihat pengunjung site di upload oleh komunitas atau konsumennya flickr, juga Second Life dimana user/consumer dapat meng create benda dalam linkungan virtual second life.
  4. New Alexandria, Internet merupakan satu perpustakaan besar dimana didalamnya banyak informasi dan pengetahuan manusia sepanjang sejarah. Perusahaan seperti Google dan Microsoft saat ini berlomba untuk mendigitalisasikan berbagai buku-buku dari berbagai perpustakaan besar didunia. Google bahkan memiliki visi untuk mengorganisasikan informasi dunia. Sumber daya yang besar ini merupakan peluang bagi siapapun yang dapat memanfaatkannya. Aspek lain dari tren ini ialahperkembangan pengetahuan secara collaborative seperti yang dilakukan konsorsium perusahaan farmasi besar untum memetakan genom manusia.
  5. Open Platform, untuk meningkatkan proses pengembangan yang cepat dan murah beberapa perusahaan membuka platform produk atau aplikasinya sehingga pihak luar dapat mengembangkan sendiri aplikasi yang pada akhirnya akan menguntungan sang pemilik platform. Seperti yang dilakukan facebook, ditahun 2003 facebook memutuskan untuk membuka platformnya bagi developer luar dan facebook juga mengijinkan para developer itu mendapatkan revenue baik dari penjualan CPC atau CPM, hasilnya ribuan platform dikembangan dan akhibatnya user experience facebook meningkat dan para user berdatangan mendaftar.
  6. Global Manufacture, jaman dimana perusahaan melakukan segalanya sendiri telah berakhir. Diawali oleh trend outsourcing, offsourcing saat ini perusahaan besar seperti Boeing dan BMW tidak lagi melakukan segalanya sendiri. Dalam era outsourcing, perusahaan yang memberi pekerjaan memberikan gambar desain yang detail yang harus di ikuti oleh perusahaan outsourcenya. Namun dalam era global manufacture  ini, sang perusahaan outsource berubah menjadi partner, dalam pengertian, mereka turut dilibatkan mulai dari awal perencanaan produk, desain produk, dan turut menentukan proses serta kualitas produk. Dengan demikian perusahan induk dapat lebih mengoptimalkan ekosistem perusahaan dan partner-partnernya.
  7. Wiki Workspace,  Kolaborasi tidak hanya antara internal perusahaan dengan external perusahaan. Bahkan didalam internal perusahaan juga dapat terjadi kolaborasi yang konstruktif. Misalkan saja bagaimana membangun knowledge database pemecahan masalah customer dapat dibangun dengan menggunakan Wiki, sebuah medium yang dapat di edit bersama-sama secara demokratis. Pengertian lain Wiki workspace ini ialah implikasi pada proses collaboration dalam berbagai proses internal perusahaan seperti komunikasi, evaluasi proyek. Trend ini diperkuat juga dengan semakin banyaknya orang yang bekerja dari rumah.

Demikian beberapa hal yang dibahas Don dalam bukunya.

Perkembangan terakhir di dunia Maya ialah munculnya MMOG/MMORPG dan Virtual World. MMOG (Massively Multiplayer Online Game) berkembang dengan pesat, subscription berkembang dengan cepat beberapa tahun belakangan ini. Untuk game World of War Craft saja sudah mencapai 8,5 Juta pendaftar di seluruh dunia. Dibelakangnya yang juga tidak kalah cepat berkembang ialah Virtual World.

Virtual World ini sering disebut sebagai next step dari perkembangan interface dunia maya, karena sebuah langkah wajar jika interaksi yang berbasis 2D (Web) menjadi 3D (Virtual World).

Virtual World ialah aplikasi “game like” namun didalamnya tidak ada satu tujuan atau goal yang harus di capai. user yang login dalam Virtual World bisa melakukan apa saja layaknya di dunia, bahkan lebih lagi. Di Amerika virtual world ini cukup disorot kalangan bisnis, terbukti dengan banyaknya perusahaan yang sudah terjun membuat representatif dalam virtual world ini, diantaranya IBM, Apple, Dell, dst.

Dari sisi bisnis hal-hal yang bisa di lakukan diantaranya:

1. Sales & Marketing, perusahan dapat melakukan penjualan didalam virtual world seperti layaknya membuka toko atau ikut pameran. di dalamnya semua produk dapat ditampilan dan dapat perjual belikan.
2. Customer Support, perusahaan membuka perwakilan dimana pelanggan bisa mengungkapkan keluhan atau masukkan, di dunia virtual perwakilan bisa di visualkan langsung ditangani manager atau direktur perusahaan yang bersangkutan sehingga terlihat lebih peduli pelanggan.
3. PR/External Communication, dalam Virtual World Anda dapat membuat semacam gethering atau press conference yang terbuka untuk senyalurkan pesan PR anda. karena tidak memerlukan sewa tempat maka biaya bisa di tekan.
4. Internal Commnication. perusahaan bisa membuat semacam ruang sosialisasi virtual atau ruang kumpul dimana semua pegawai bisa dikumpulkan untuk melakukan internal communication.Misalkan saja forum seperti itu dapat dimanfaatkan untuk mengkomunikasikan visi, misi dan value perusahaan.
5. Training, Perusahaan bisa mensetup training house di dunia virtual. Polanya seperti elearning, namun interfacenya 3D, jadi orang seolah-olah memang masuk ke dalam ruang training dan ada yang mengajar. bahkan materi pelajarannya dapat di visualkan dengan lebih atraktif dan informatif.
6. Recruiting, seperti juga di web, perusahaan bisa mengadakan recruiting bahkan interviewing melalui media ini.
7. Eksperimen, Perusahaan dapat berekperimen dengan produk-produknya misalkan saja perusahaan melakukan pre launcing produk untuk melihat efeknya terhadap pasar. atau berekperimen mengubah logo dan kemasan produk tertentu, dst.
8. Co-Creating Products/Solution, didunia virtual perusahaan bisa sangat terbuka untuk katakanlah merumuskan solusi bersama dengan customer. Misalnya saja dibuat forum-forum diskusi rutin membahas mengenai masalah tertentu. Atau mendiskusikan tentang produk baru yang akan diluncurkan oleh perusahaan.
9. Brand Experience, karena didunia virtual tidak ada batas-batas fisik, maka brand experience dapat di explore dengan lebih creatif dan imaginatif lagi sehingga bisa menimbulkan brand experience yang fantastik.
10. Data Visulisasi, perusahaan jasa atau teknologi tinggi yang biasanya kesulitan dalam menjelaskan produk dan jasana, bisa menggunakanvirtual world ini sebgai media untuk memvisualkan produk atau jasanya dengan lebih menarik.

Demikian beberapa manfaat yang bisa di gali dari keikutsertaan perusahaan dalam dunia virtual.

Tulisan Sebelumnya »